Penjajahan Jepang

Ahmad Khadafy dan Annisa Yuliasti - XI MIPA 3

Di pembahasan tentang Penjajahan Jepang kali ini kami dari tim dacha ingin memahas tentang beberapa hal nih, mulai dari kedatangan Jepang, faktor yang menyebabkan Jepang melakukan kolonialisme dan Imperialisme, sampai ke kehidupan sosial, politik, dan ekonomi pada masa penjajahan Jepang,

Kedatangan Jepang

1) 7 Desember 1941
Pengemboman Pearl Harbour karena konflik embargo minyak ke Jepang oleh Amerika.







2) 11 Januari 1942
Tentara Jepang dan pasukan Angkatan Laut Kure yang berjumlah 20.000 mendarat di pantai timur wilayah Tarakan, Kalimantan Timur 

3) 12 Januari 1942
Pasukan KNIL menyerah dan Tarakan jatuh ke tangan Jepang yang lalu mulai menguasai wilayah Balikpapan, Samarinda, Pontianak, Banjarmasin dan Palembang.






4) 1 Maret 1942
Jepang Berhasil mendarat di tigas tempat sekaligus yaitu Teluk Banten, Eretan Wetan (Jawa Barat), dan Kragan (Jawa Tengah)

5) 5 Maret 1942
Batavia pun jatuh ke tangan Jepang. Tentara Jepang terus bergerak ke kota-kota lain di Jawa sehingga dengan mudah kota-kota tersebut jatuh ke tangan Jepang.

6) 8 Maret 1942
Terjadi Perjanjian Kalijati yang menandai menyerahnya pihak sekutu dan berpindahnya Indonesia ke tangan Jepang


 




Jadi, masa penjajahan Jepang terhadap bangsa Indonesia dimulai pada tahun 1942 didasarkan Perang Asia Pasifik Timur Raya dan berlangsung sampai dengan 17 Agustus 1945, peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Nah, untuk kalian yang mau tau lebih dalam lagi, kalian bisa klik link yang kami berikan berikut ini ya!!!
https://drive.google.com/file/d/1NTKLbNs11CjRrEV7q8GoFW4sh1TNcZhD/view?usp=sharing

Faktor yang menyebabkan Jepang melakukan kolonialisme dan imperialisme

Ada 3 faktor yang membuat jepang melakukan kolonialisme dan imperialisme

1.      1) Adanya Restorasi Meiji
Pada abad ke-12, pemerintahan Jepang dijalankan oleh shogun atau panglima militer, sementara kaisar hanyalah semacam simbol. Namun, pada akhir abad ke-19, Kaisar Meiji berhasil menggulingkan kekuasaan keshogunan dan berupaya memodernisasi Jepang melalui peristiwa Restorasi Meiji.

2.      2) Industri Jepang Berkembang Pesat
Kaisar Meiji mereformasi Jepang secara mendasar melalui pembangunan industri dan teknologi guna megejar ketertinggalan Jepang. Dalam waktu yang singkat, Jepang tumbuh menjadi negara industri yang maju. Alhasil, Jepang membutuhkan bahan baku dan tempat pemasaran.
Oleh karena itu Jepang mencari tempat untuk keperluan industrinya dan jepang pun terjun ke dalam praktik kolonialisme dan imperialisme. Terlebih lagi, jepang sangat bergantung pada bahan makanan yang harus dibeli dari luar negeri. Hal ini yang membuat Jepang harus bisa menguasai lebih banyak lagi tanah jajahan di Asia Timur, termasuk Indonesia.

3.      3) Semboyan Hakko Ichiu
Hakko Ichiu berarti “Delapan Penjuru Dunia Dibawah Satu Atap.” Satu atap yang dimaksud adalah kekaisaran Jepang. Paham inilah yang digunakan Jepang untuk meguasai negara lain, termasuk Indonesia (menggunakan kolonialisme dan imperialism).

      Kehidupan Sosial Politik Ekonomi di Masa Pemerintahan Jepang

      1) Sosial
a.       Budaya
Dalam masyarakat Jepang, kaisar memiliki tempat tertinggi, karena diyakini sebagai keturunan Dewa Matahari. Nah, Jepang berusaha menerapkan nilai-nilai kebudayaannya (membungkukkan/memberi hormat kepada matahari) kepada bangsa Indonesia. Tetapi langsung mendapat pertentangan dan perlawanan dari masyarakat di Indonesia. Bangsa kita ini hanya menyembah Sang Pencipta.

Dahulu, para seniman dan media pers kita tidak sebebas sekarang. Pemerintahan Jepang mendirikan pusat kebudayaan yang diberi nama 
Keimin Bunkei Shidoso. Lembaga ini yang kemudian digunakan Jepang untuk mengawasi dan mengarahkan kegiatan para seniman agar karya-karyanya tidak menyimpang dari kepentingan Jepang. Bahkan media pers pun berada di bawah pengawasan pemerintahan Jepang.

b.     
Pendidikan
Pada masa pendudukan Jepang, semua kalangan dapat mengakses pendidikan. Tetapi, sistem pendidikan yang dibangun oleh Jepang itu memfokuskan kepada kebutuhan perang. Adapaun beberapa kebijakannya adalah sebagai berikut :
-          Mengadakan latihan kepada guru-guru di Jakarta
-          Menghapus diskriminasi dalam sistem persekolahan

Ekonomi
Sewaktu Indonesia masih di bawah penjajahan Jepang, sistem ekonomi yang diterapkan adalah sistem ekonomi perang. Saat itu Jepang merasa penting untuk menguasai sumber-sumber bahan mentah dari berbagai wilayah Indonesia. Tujuan Jepang melakukan itu, untuk menghadapi Perang Asia Timur Raya. Nah, wilayah-wilayah ekonomi yang sanggup memenuhi kebutuhannya sendiri atau yang diberi nama Lingkungan Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya, merupakan wilayah yang masuk ke dalam struktur ekonomi yang direncanakan oleh Jepang.

Adapun beberapa kebijakan ekonomi Indonesia pada masa pendudukan Jepang adalah :

-          Menyita asset asset ekonomi yang penting.
-          Adanya kebijakan Self-Sufficiency.
-          Melakukan pengawasan yang ketat dalam bidang ekonomi.

3.      Politik
Pada masa pendudukan Jepang, pemerintah Jepang selalu mengajak bekerja sama golongan-golongan nasionalis. Hal ini jelas berbeda dibandingkan pada masa pemerintahan Hindia-Belanda. Saat itu golongan nasionalis selalu dicurigai. Golongan nasionalis mau bekerja sama dengan pemerintahan Jepang karena Jepang banyak membebaskan pemimpin nasional Indonesia dari penjara, seperti Soekarno, Hatta, dan juga Sjahrir.

Saat itu, Wakil Kepala Staf Tentara Keenam Belas, Jenderal Harada Yosyikazu, bertemu dengan Hatta untuk menyatakan bahwa Jepang tidak ingin menjajah Indonesia, melainkan ingin membebaskan bangsa Asia. Karena itulah Hatta mererima ajakan kerja sama Jepang. Akan tetapi, Sjahrir dan dr. Tjipto Mangunkusumo tidak mererima tawaran kerja sama Jepang.

Namun, kemudian Jepang mengeluarkan undang-undang yang terkait pada bidang politik yang justru banyak merugikan bangsa Indonesia. Beberapa di antaranya:

UU Nomor 2 tanggal 8 Maret tahun 1942, tentang larangan kepada orang Indonesia untuk berserikat dan berkumpul.
- UU Nomor 3 tanggal 10 Mei tahun 1942, tentang larangan kepada orang-orang Indonesia untuk memperbincangkan pergerakan atau propaganda perihal peraturan dan susunan negara.
- UU tanggal 22 Juli tahun 1942, tentang larangan pendirian organisasi yang bersifat politik.

Referensi :
https://www.ruangguru.com/blog/asal-mula-penjajahan-indonesia-oleh-jepang
https://www.zenius.net/blog/kedatangan-jepang-ke-indonesia
https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/15/091916769/perang-asia-timur-raya-latar-belakang-dan-posisi-jepang
https://www.kompas.com/stori/read/2022/01/25/110000279/latar-belakang-jepang-menjadi-negara-imperialis?page=all
https://www.ruangguru.com/blog/kehidupan-bangsa-indonesia-masa-pendudukan-jepang

Komentar